Memasang Wallpaper Sendiri: Bisa, Tapi Perlu Persiapan
Memasang wallpaper sendiri di rumah adalah proyek DIY yang bisa dilakukan oleh siapa saja dengan persiapan yang tepat. Hasilnya bisa sangat memuaskan dan menghemat biaya jasa pemasangan. Namun perlu diketahui bahwa pemasangan wallpaper membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan alat yang tepat agar hasilnya rapi dan tahan lama. Kesalahan kecil dalam proses persiapan dinding atau penempelan bisa menyebabkan wallpaper menggelembung, tidak rata, atau mudah mengelupas.
Artikel ini akan memandu Anda melalui proses pemasangan wallpaper langkah demi langkah, mulai dari persiapan hingga sentuhan akhir, sehingga Anda bisa mendapatkan hasil yang profesional meski dikerjakan sendiri.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Sebelum memulai, pastikan Anda menyiapkan semua alat dan bahan yang diperlukan. Bekerja tanpa alat yang lengkap akan membuat proses menjadi lebih lama dan hasilnya kurang maksimal. Berikut daftar yang perlu Anda siapkan:
- Roll wallpaper yang sudah diukur sesuai luas dinding (tambahkan 10% cadangan untuk pola dan potongan)
- Lem wallpaper atau activator (sesuai jenis wallpaper yang digunakan)
- Kuas lem atau roller aplikator
- Spons atau kain lap lembap
- Cutter / pisau wallpaper yang tajam dan penggaris besi
- Waterpass atau garis lot untuk memastikan wallpaper terpasang tegak lurus
- Papan atau meja bersih untuk melapisi wallpaper dengan lem
- Amplas halus dan cat dasar (primer) untuk persiapan dinding
Langkah-Langkah Pemasangan Wallpaper
Proses pemasangan wallpaper dimulai jauh sebelum Anda membuka gulungan wallpaper pertama. Persiapan dinding adalah tahap yang paling krusial, dinding yang tidak bersih, lembap, atau tidak rata akan membuat lem tidak menempel dengan baik sehingga wallpaper mudah lepas.
- Persiapan Dinding: Bersihkan dinding dari debu, kotoran, dan cat yang mengelupas. Isi retakan dengan dempul, tunggu kering, lalu amplas hingga rata. Oleskan cat dasar (primer atau wall sealer) agar permukaan dinding tidak terlalu menyerap lem.
- Pengukuran & Penandaan: Ukur tinggi dinding dan tandai garis vertikal tegak lurus menggunakan waterpass sebagai panduan pertama. Mulailah dari sudut yang paling terlihat atau dari tengah dinding aksen.
- Pemotongan Wallpaper: Potong wallpaper lebih panjang dari tinggi dinding (lebih 5-10 cm di atas dan bawah) untuk penyesuaian pola dan pemangkasan akhir.
- Pengolesan Lem: Oleskan lem secara merata di seluruh permukaan wallpaper atau langsung di dinding, tergantung jenis wallpaper yang Anda gunakan. Lipat wallpaper (paste side in) selama beberapa menit agar lem meresap sebelum ditempel.
- Penempelan: Tempel wallpaper mulai dari atas, sesuaikan dengan garis panduan, lalu haluskan dari tengah ke tepi menggunakan spatula plastik atau kain lap untuk menghilangkan gelembung udara.
- Pemotongan Sisa: Setelah lem mengering sebagian, potong sisa wallpaper di bagian atas dan bawah menggunakan cutter tajam dan penggaris besi untuk hasil yang rapi.
- Sambungan: Pastikan sambungan antara lembaran wallpaper rapat dan polanya cocok. Tekan bagian sambungan menggunakan rol jahit (seam roller) agar menempel sempurna.
Tips Agar Hasil Pemasangan Wallpaper Lebih Rapi
Ada beberapa tips tambahan yang bisa membuat hasil pemasangan wallpaper Anda lebih profesional. Pertama, jangan buru-buru, kerjakan satu lembaran demi satu lembaran dengan teliti. Segera lap kelebihan lem yang menempel di permukaan wallpaper menggunakan spons lembap agar tidak meninggalkan noda kering yang sulit dihilangkan.
Jika Anda merasa kurang yakin atau tidak ingin mengambil risiko pada dinding utama rumah Anda, mempercayakan pemasangan wallpaper kepada profesional adalah pilihan yang bijak. Tim kami di Griya Gordyn 99 berpengalaman dalam pemasangan wallpaper berbagai jenis, dari wallpaper vinyl, non-woven, hingga wallpaper tekstur premium, dengan hasil yang rapi dan terjamin. Hubungi kami untuk konsultasi dan penawaran harga pemasangan wallpaper di Jakarta dan sekitarnya.
Pertanyaan Umum
Alat apa saja yang dibutuhkan untuk memasang wallpaper sendiri?
Alat yang dibutuhkan: lem wallpaper, kuas atau roller lem, cutter tajam, penggaris logam, spons, ember air, dan waterpass. Untuk wallpaper self-adhesive, Anda hanya butuh cutter dan waterpass.
Bagaimana mempersiapkan dinding sebelum memasang wallpaper?
Dinding harus bersih, kering, dan rata. Tambal retak atau lubang dengan dempul, amplas hingga halus, dan biarkan mengering minimal 24 jam. Dinding baru sebaiknya dilapisi primer agar lem wallpaper menempel lebih kuat.
Wallpaper self-adhesive atau wallpaper lem, mana yang lebih mudah dipasang?
Wallpaper self-adhesive (peel and stick) lebih mudah dipasang sendiri tanpa perlu lem terpisah, cocok untuk DIY. Namun daya rekatnya lebih lemah untuk penggunaan jangka panjang. Wallpaper dengan lem lebih tahan lama tapi memerlukan teknik yang lebih hati-hati.
Apakah bisa memasang wallpaper di atas wallpaper lama?
Tidak disarankan, karena permukaan yang tidak rata akan membuat gelembung dan wallpaper baru tidak menempel sempurna. Sebaiknya lepas wallpaper lama terlebih dahulu, bersihkan sisa lem, dan persiapkan permukaan dinding dengan baik sebelum pemasangan.