Sebelum Mengukur: Tentukan Gaya Pemasangan
Cara mengukur jendela untuk gordyn bergantung pada gaya pemasangan yang Anda inginkan. Ada tiga gaya utama — dan masing-masing menghasilkan ukuran yang berbeda untuk jendela yang sama:
- Inside mount: Gordyn dipasang di dalam bingkai jendela. Terlihat bersih dan rapi. Ukur bagian dalam bingkai.
- Outside mount (paling umum di Indonesia): Gordyn dipasang di luar bingkai jendela, menutupi seluruh jendela dan sebagian dinding. Memberikan kesan jendela lebih besar.
- Ceiling mount: Rel dipasang di plafon, gordyn turun dari plafon ke lantai. Efek paling dramatis dan mewah.
Cara Mengukur: Step by Step
Langkah 1: Tentukan Posisi Rel
Untuk outside mount, tentukan terlebih dahulu posisi rel di dinding:
- Tinggi rel dari lantai: Idealnya 10–20 cm di atas bingkai jendela, atau dekat plafon untuk kesan maksimal
- Lebar rel: Rel harus 20–30 cm lebih lebar dari bingkai jendela (10–15 cm di setiap sisi) agar gordyn tidak menghalangi kaca saat terbuka
Langkah 2: Ukur Lebar Rel
Lebar rel = Lebar bingkai jendela + 20–30 cm overhang di kedua sisi.
Contoh: Bingkai jendela 150 cm → Rel dipasang 180 cm (15 cm di setiap sisi).
Langkah 3: Ukur Tinggi Gordyn
Tinggi gordyn diukur dari bawah rel hingga titik akhir yang diinginkan:
- Sill length: Hingga tepat di atas windowsill — terlihat kasual, cocok untuk dapur
- Apron length: 10–15 cm di bawah windowsill
- Floor length: Tepat 1–2 cm di atas lantai — paling populer, terlihat rapi
- Puddle length: 5–30 cm menumpuk di lantai — dramatis dan mewah, sulit dibersihkan
Langkah 4: Hitung Kebutuhan Kain
Lebar kain total = Lebar rel × fullness ratio:
- Fullness 1.5× = tampilan sederhana
- Fullness 2× = standar — tampilan penuh dan natural
- Fullness 2.5–3× = mewah — banyak lipatan, penuh volume
Rumus lengkap: Total kain = (Lebar rel × fullness) + penambahan hem kiri/kanan (masing-masing 5 cm)
Tinggi kain = Tinggi gordyn + header (5–10 cm) + hem bawah (5–8 cm)
Tabel Referensi Ukuran Standar
| Ukuran Jendela | Lebar Rel | Kain @fullness 2× | Tinggi Kain (300cm plafon) |
|---|---|---|---|
| 120 × 150 cm | 160 cm | 320 cm | 310 cm |
| 150 × 200 cm | 200 cm | 400 cm | 260 cm |
| 200 × 250 cm | 250 cm | 500 cm | 310 cm |
| 300 × 300 cm | 360 cm | 720 cm | 310 cm |
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Mengukur lebar bingkai saja tanpa overhang → gordyn akan menghalangi cahaya saat terbuka
- Lupa menambahkan hem dan header → gordyn terlalu pendek setelah dijahit
- Fullness terlalu kecil → gordyn terlihat tipis dan murah meski bahan mahal
- Tidak mengukur ulang setelah menggeser posisi rel → selalu ukur dari posisi rel final
Tidak yakin dengan perhitungan Anda? Tim GRIYA GORDYN 99 survey gratis ke lokasi dan mengukurkan sendiri — tanpa biaya dan tanpa kewajiban.
Pertanyaan Umum
Berapa overhang minimal rel gordyn di luar bingkai jendela?
Minimal 10 cm di setiap sisi (total 20 cm lebih lebar dari bingkai). Idealnya 15 cm di setiap sisi agar gordyn bisa terbuka sempurna tanpa menghalangi kaca jendela.
Apa itu fullness ratio dan berapa yang direkomendasikan?
Fullness ratio adalah rasio lebar kain terhadap lebar rel. Ratio 2× (dua kali lebar rel) adalah standar yang memberikan tampilan penuh dan natural. Dibawah 1.5× terlihat tipis dan pelit.
Apakah gordyn floor-to-ceiling selalu lebih baik?
Umumnya ya — gordyn yang dipasang dari plafon hingga lantai membuat ruangan terasa lebih tinggi dan mewah. Pengecualian: dapur dan kamar mandi yang butuh praktis dan mudah dibersihkan.
Bagaimana jika saya salah ukur dan gordyn terlalu pendek?
Sayangnya kain yang sudah dipotong tidak bisa dipanjangkan. Ini mengapa penting untuk selalu menambahkan 5–8 cm untuk hem bawah saat menghitung kebutuhan kain — lebih baik lebih panjang dari kurang.