Konsep Dasar: Fullness Ratio
Fullness ratio adalah rasio antara lebar total kain gordyn dengan lebar rel yang dipasang. Semakin tinggi fullness ratio, semakin penuh dan mewah tampilan gordyn saat tertutup — namun semakin banyak kain yang dibutuhkan.
- 1.5× fullness: Minimal — tampilan sederhana, cocok untuk budget terbatas
- 2× fullness: Standar — tampilan natural dan elegan, direkomendasikan untuk sebagian besar kasus
- 2.5× fullness: Premium — banyak lipatan, penuh volume
- 3× fullness: Mewah — untuk kamar tidur utama atau ruang tamu formal
Rumus Lengkap Menghitung Kebutuhan Kain
Langkah 1: Hitung Panjang Rel
Panjang rel = Lebar bingkai jendela + overhang kiri (15 cm) + overhang kanan (15 cm)
Contoh: Jendela 150 cm → Rel = 150 + 15 + 15 = 180 cm
Langkah 2: Hitung Lebar Kain Total
Lebar kain total = Panjang rel × fullness ratio + hem kiri (5 cm) + hem kanan (5 cm)
Contoh: Rel 180 cm × 2 fullness + 10 = 370 cm kain total
Langkah 3: Hitung Tinggi Kain per Panel
Tinggi kain = Tinggi gordyn yang diinginkan + header atas (8 cm) + hem bawah (6 cm)
Contoh: Gordyn 280 cm → Tinggi kain = 280 + 8 + 6 = 294 cm
Langkah 4: Hitung Jumlah Meter Kain
Jika lebar kain = 150 cm, dan lebar kain total = 370 cm:
Jumlah lajur = 370 ÷ 150 = 2.47 → bulatkan ke atas = 3 lajur
Total meter kain = 3 lajur × tinggi kain (294 cm) = 882 cm = 8.82 meter
Tabel Referensi Cepat
| Ukuran Jendela | Panjang Rel | Fullness 2× | Tinggi 300 cm | Total Kain |
|---|---|---|---|---|
| 100 cm | 130 cm | 270 cm | 314 cm | ≈ 6.3 m |
| 150 cm | 180 cm | 370 cm | 314 cm | ≈ 9.4 m |
| 200 cm | 230 cm | 470 cm | 314 cm | ≈ 12 m |
| 250 cm | 280 cm | 570 cm | 314 cm | ≈ 12 m |
| 300 cm | 340 cm | 690 cm | 314 cm | ≈ 14.6 m |
Catatan: Hitungan menggunakan kain lebar 150 cm dan hem standar.
Penambahan Khusus untuk Kain Bermotif
Kain bermotif (bunga, geometris, garis) memerlukan penambahan kain untuk menyesuaikan (matching) pola antar panel:
- Pattern repeat kecil (<20 cm): Tambah 5–10 cm per lajur
- Pattern repeat sedang (20–50 cm): Tambah 1× pattern repeat per lajur
- Pattern repeat besar (>50 cm): Tambah 1–1.5× pattern repeat per lajur
Tips Saat Order Kain
- Selalu tambahkan 10–15% untuk cadangan — lebih murah beli kain lebih dari memilih bahan yang berbeda di tengah proyek
- Untuk ruangan lebih dari satu, beli kain dari lot yang sama — warna bisa berbeda beda antar lot produksi
- Simpan sisa kain — berguna untuk perbaikan atau pembuatan cushion yang matching
Tidak mau repot menghitung? Tim GRIYA GORDYN 99 menghitung kebutuhan kain gratis saat survey ke lokasi Anda.
Pertanyaan Umum
Apa itu fullness ratio dan mengapa penting?
Fullness ratio adalah berapa kali lipat lebar kain terhadap lebar rel. Ratio 2× berarti kain selebar 400 cm untuk rel 200 cm. Semakin tinggi fullness, semakin penuh dan mewah tampilan gordyn — tidak boleh terlalu rendah.
Berapa kebutuhan kain untuk kamar tidur 4×4 meter dengan 2 jendela?
Tergantung ukuran jendela. Untuk 2 jendela masing-masing 150×250 cm dengan fullness 2×: sekitar 9–10 meter per jendela, total 18–20 meter kain per layer (vitrage dan blackout masing-masing). Pesan lebih banyak untuk cadangan.
Mengapa kain bermotif butuh lebih banyak dari kain polos?
Kain bermotif memerlukan pattern matching — setiap lajur harus disambung agar motifnya tersambung. Ini menghasilkan sisa kain (waste) yang bervariasi tergantung ukuran pattern repeat. Semakin besar repeat, semakin banyak waste.
Apakah lebih baik pesan kain lebih atau pas-pasan?
Selalu lebih baik pesan 10–15% lebih banyak. Kain yang sama sering kali berbeda lot produksi (shade sedikit berbeda) jika dipesan belakangan. Sisa kain berguna untuk perbaikan atau membuat cushion matching.